Untitled

Masih ada yang inget sama post tentang “Utuh” gak? (Harusnya judulnya “Sesungguhnya Ku Tak Pernah Rela~”) Yap, di situ menceritakan tentang kisah cinta pertama yang bertepuk sebelah tangan. Buat detik ini nih, aku merasa post itu agak sedikit berlebihan :/ Giliran waktu masih berduka aja, aku merasa jadi orang terapes di dunia. Sekarang malah mencela habis-habisan kisah itu. Muna banget ya ._.

Terus terang, aku merasa aneh sama diri sendiri waktu itu. “Kok aku cengeng banget sih waktu itu”, “Ih, aku gampang banget jatuh cinta, murahan” Begitulah kira-kira yang ada di otakku saat ini. Kok ini jadi terkesan mencela diri sendiri?

Dan terus terang (lagi), dari lubuk hati paling dalam, yang saking paling dalamnya udah gak bisa digali lagi, ada sedikiiiit rasa “itu” sama orang ngono. Soalnya aku masih suka kesenengan sendiri kalau ketemu, hahaha. Sekedar nge-fans aja. Bukan nge-fans sih sebenarnya. Ya pokoknya begitulah, bingung milih kata-kata yang pas buat menggambarkannya. Semoga pada mengerti maksudnya ya…

Lagian, aku udah kelas 9. 2 bulan lagi UN. Gak pantas banget mikirin soal “begituan”. Intinya, detik ini aku netral. Nggak hitam nggak putih dalam masalah “begituan”. Sekarang mau fokus biar lulus dengan hasil memuaskan dulu. Bye~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s