Sorry… And Sorry Again…

Maaf…

Pernahkah kau mendengar kata itu? Atau bahkan telingamu sendiri sudah panas karena maaf yang terus menyerbu dari mulut orang yang suka berbuat kesalahan yang sama kepadamu?
”Maaf!” Ketika ia tak sengaja menyenggol tanganmu. Oh, kesalahan kecil.
”Maaf!” Ketika ia tak sengaja menyebut hal-hal yang tidak kamu sukai.
”Maaf!” Ketika ia telah membocorkan aibmu sendiri.
”Maaf!” Keika ia membunuh hal— atau bahkan orang yang kamu cintai.
Hei, belum pernah merasakan didatangi Grim Reaper, huh?!
”Aku ’kan sudah meminta maaf!” Memang aku sudah memberikannya?
Aku tahu, Al-Ghaffar mengajari dan mewajibkan makhluk-Nya untuk senantiasa memaafkan sesamanya. Namun tidak untuk kesalahan yang sama!

Jangan kamu anggap kecil maaf. Setidaknya berjanjilan terlebih dahulu untuk tidak mengulanginya lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s