#Pulang

Hari ini, di tengah hectic-nya tugas, baik tugas kuliah maupun kepanitiaan, aku nekat pulang ke rumah. Iya, rumah di planet Bekasi sana. Rela menghabiskan 8 jam duduk di kereta, membolos kelas sore (yang biasanya dipindah ke hari Rabu pagi) demi bisa pulang ke rumah.

Beberapa teman yang aku ceritakan tentang kepulanganku ini sempat nyinyir. Ya memang harus diakui, manja sekali seorang mahasiswa tidak bisa menahan rasa homesick? Dikira harga tiket kereta Yogyakarta-Bekasi seharga tiket KRL di Jakarta?

Aku, sebagai anak perantau yang cukup tangguh tidak pulang kecuali saat libur akhir semester memang sempat menjadi salah satu dari mereka yang nyinyir itu. Tapi sekarang, bahkan setiap akan tidur aku selalu menangis diam-diam karena rindu pelukan Ibu di saat aku sedang terbebani oleh tugas sekolah, memiliki masalah dengan teman, kesulitan dengan pelajaran, dan beban-beban lainnya. Dan semua yang kualami di masa sekolah itu belum ada apa-apanya dibanding dengan semua yang telah dan sedang kualami di dunia perkuliahan ini.

Ah, malu kalau dilanjut. Mau bagaimana lagi, aku masih tergolong newbie menjalani kehidupan kuliah. Ini cuma sekedar tulisan galau anak yang baru pisah dari orangtua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s