#4

Untuk apa kau hidup kalau tidak untuk berharap?

Aku hidup, dan aku meyakini penuh prinsip itu. Ya, berharap itu seperti bernafas. Kalau aku tidak bernafas, aku mati. Dulu.
Aku masih hidup. Tapi sekarang rasanya lain. Kalau aku berharap, rasanya sakit. Kenapa?
Apa gunanya berharap kalau semua ekspektasi itu tak akan terjadi? Ya, kalau aku berharap, aku seperti menggores nadi sendiri. Berusaha membunuh diri perlahan, dan akhirnya aku mati.
Jadi, untuk apa aku berharap?
Ah, tidak, kurasa yang tepat…
Untuk apa aku hidup?

Advertisements

Sejarah Palestina

Sejarah Palestina, cukup ringkas dan mudah dicerna. Lumayan buat bahan tugas presentasi Agama ( ‘-‘)b

Semangat!

Akhir-akhir ini terjadi keprihatinan yang mendalam di bumi Palestina. Beribu orang tewas akibat serangan Israel ke jalur Gaza yang dimulai tanggal 27 Desember 2008. Dunia pun bergejolak. Beberapa negara dengan keras menentang Israel bahkan dengan memutuskan hubungan diplomatiknya. Unjuk rasa menentang serangan Israel pun terjadi di mana-mana termasuk di Indonesia. Namun, perang masih mungkin meletus hingga beberapa tahun mendatang.

Palestina memang memiliki sejarah yang pelik. Israel, yang merupakan bangsa Yahudi, mendirikan negaranya di atas tanah Palestina. Hal ini menyebabkan situasi berkembang hingga keadaan sekarang. Untuk lebih memahami konflik ini, maka saya berusaha merangkum sejarah Palestina dari awal hingga terjadinya konflik.

Wilayah Palestina-Israel (swaramuslim.com)

Tulisan ini dirangkum dari beberapa sumber yaitu:

  1. Makalah Umar Asasudin, M.A. yang berjudul “Peranan Cendekiawan dalam Perjuangan Kemerdekaan Palestina: Pendekatan Sejarah”
  2. Pidato Ikhrimah Shabri (Imam Masjid Al-Aqhsa Palestina pada tahun 1992) yang berjudul “Palestina: Sejarah Perjuangan, Intifada, dan Agresi Israel terhadap Masjidil Aqsha”.
  3. Makalah Dr. Roeslan Abdoelgani yang berjudul “Solidaritas…

View original post 2,219 more words